STIT Tunas Bangsa

STIT Tunas Bangsa Menyelenggarakan Sosialisasi Akreditasi Dan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen

Berita

Sebagai bagian dari persiapan Akreditasi Perguruan Tinggi, STIT Tunas Bangsa menggelar sosialisasi Instrumen Akreditasi institusi dan dilanjutkan dengan sosialisasi Jabatan Akademik Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya pada Rabu (26/06). Dalam kegiatan tersebut, STIT Tunas Bangsa mengundang Dr. H. Hasyim Muhammad, M.Ag selaku sekertaris Kopertais wilayah X Jawa Tengah untuk menjadi pemateri.

Acara yang dilaksanakan di ruang Aula Lantai 2 STIT Tunas Bangsa tersebut diikuti Ketua jurusan, Pembantu ketua, ketua jurusan, dosen dan seluruh civitas academica STIT Tunas Bangsa Banjarnegara.

Dalam sambutannya ketua Yayasan An-Nahdla Banjarnegara sekaligus ketua STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara H. Ali Hanan Fatah MBA, MSi, menjelaskan, sosialisasi ini telah direncanakan sejak lama. Pentingnya memahami instrumen penyusunan akreditasi bagi perguruan tnggi baru merupakan hal yang mendasari dilaksanakan kegiatan ini. H. Ali Hanan Fatah MBA, MSi menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting dalam rangka persiapan dosen baik dalam akreditasi ataupun kenaikan pangkat. Diharapkan seluruh instrumen STIT Tunas Bangsa harus mulai berbenah lebih cepat untuk mempersiapkan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) dan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS).

Sementara itu, pemateri kegiatan, Dr. H. Hasyim Muhammad, M.Ag mengungkapkan, tahun ini, instrumen asesmen untuk akreditasi memang mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang dahulunya ada 7 standar penialian menjadin 9 standar penialian. Selian itu pemateri menekankan bakwa dalam proses pengauan jabatan fungsional dosen dapat dilakukan dengan mudah dan tidak memakan waktu yang lama serta menekankan agar dosen tidak perlu takut dalam proses angka kredit dan kenaikan jabtan fungsional.

STIT Tunas Bangsa berharap, melalui kegiatan ini, seluruh civitas akademika yang hadir seperti mendapatkan wawasan yang baru terkait instrumen yang perlu dipersiapkan dalam akreditasi. Dan dapat memberikan informasi pemahaman proses penyusunan usulan kenaikan pangkat dari lektor hingga guru besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *