kampus sepi

Kampus Kok Sepi?

Berita

KAMPUS KOK SEPI?

Slogan “kampus adalah rumah kedua bagi mahasiswa” bukanlah istilah yang asing terdengar di telinga setiap mahasiswa. Setiap kegiatan kampus sama layaknya kegiatan di rumah sendiri menurut mereka, entah kekeluargaan yang mereka dapatkan, pergaulan yang asik, atau sekedar menghiasi ruang kelas disaat jam kuliah yang dianggap sekedar tempat bertemu teman-temannya.

Menurut Conny R. Semiawan, pendidikan tinggi antara lain berfungsi untuk mempersiapkan peserta didik menjadi manusia yang memiliki perilaku, nilai dan norma sesuai sistem yang berlaku sehingga mewujudkan totalitas manusia yang utuh dan mandiri sesuai tata cara hidup bangsa. Semantara kampus menjadi sarana yang mendukung segala bentuk kegiatan dan tujuan pendidikan tinggi itu. Maka di berbagai kampus yang sudah dikenal secara umum, kegiatan mahasiswa di kampus biasanya selalu padat, hingga malam hari.

Uniknya kata ‘Kampus’ terkesan mulai kehilangan jiwa sebenarnya. Kampus yang seharusnya diramaikan oleh aktivitas mahasiswa, entah kegiatan perkuliahan, diskusi kelompok, dan kegiatan organisasi. Kampus yang dulunya digunakan sebagai tempat bertukar ideologi, tak pernah sama sekali terdengar suara-suara perubahan, semua hanya sibuk membaca teori-teori yang tertulis di buku tua nya.

Keseharian mahasiswa umunya bisa dilihat di perpustakaan, kantin, sekret UKM atau sekedar diskusi ringan di pekarangan kampus. Perpustakaan yang harusnya dipenuhi dengan mahasiswa yang sibuk dengan dentingan papan ketik persegi, lembaran huruf dan angka, atau hanya sekedar ‘berteduh’ dibawah sejuknya pendingin ruangan tidak pernah sekalipun terlihat,.Begitupun kantin yang seharusnya menjadi tempat faforit sayangnya tidak pernah penah ada kantin di kampus ini.

Bagi mahasiswa yang baru mengenal dunia perkuliahan, hal ini bukan menjadi sesuatu yang harus dipertanyakan. Maba umumhya masih bingung dengan dengan kehidupan kampus, istiah asing mulai dari KRS,SKS, akan sering didengar. Faktamya mahasiswa kampus ini tidak usah bingung, karena kampus ini hanya hanya ada satu kegitan saja, yaitu kegiatan perkuliahan di kelas, tidak ada UKM atau kegiatan lain yang harusnya ada di setiap kampus. Setidaknya hal ini sejalan dengan Fakta,‘mahasiswa jaman now’ hanya datang saat ada jam kuliah saja.

Akibatnya suasana kampus yang idelanya tergambar hidup dan ramai dengan aktivitas menjadi terlihat mati. Kampus yang seharusnya menjadi tempat penunjang mahasiswa, tempat terjadinya proses pembentukan diri, yang diramaikan dengan aktivitas mahasiswa hanya menjadi bangunan sepi selepas tidak ada perkuiahan menjadi mahasiswa itu bukan cuma kuliah. Pengalaman untuk terjun di tengah masyarakat sangat diperlukan. Dunia masyarakat sangat tak terduga. Kadang baik, kadang buruk, ada pengkhianat, ada penjilat, ‘orang bertopeng’ tak segang-segang menusuk Hal ini bisa didapatkan di lembaga maupun komunitas UKM atau forum yang lain yang ada di kampus. Sehingga mahasiswa dengan mudah untuk beradaptasi di lingkungan masyarakat nyata. Kegiatan UKM atau komunitas lain mutlak diperlukan di dunia kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *